Caritas Indonesia Luncurkan Program Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Caritas Indonesia Luncurkan Program Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

LARANTUKA, Caritas Indonesia bersama Caritas Larantuka dan Caritas Maumere Meluncurkan Program Lanjutan Pemulihan (Rehab-Rekon) Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di UNIO Patris Corde, Keuskupan Larantuka, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, 28 Januari 2025. Program ini merupakan kelanjutan dari respon tanggap darurat jaringan Caritas Indonesia yang dilakukan sebelumnya pada tahun 2024.

Direktur Caritas Indonesia, Romo Fredy Rante Taruk menyampaikan kegiatan Caritas Indonesia kedepan, yaitu:  

  1. Membantu perbaikan375 unit rumah untuk empat bulan pertama. 
  2. Membantu peralatan rumah tangga untuk 600 keluarga.
  3. Memberi dukungan pangan kepada 1.154 keluarga selama tiga bulan ke depan. Strategi yang dipergunakan akan menggerakan ekonomi lokal.
  4. Perbaikan dan penguatan sumber air bersih di empat titik.
  5. Memberikan layanan kesehatan untuk mendukung kesehatan masyarakat terdampak bencana.
  6. Memulihkan mata pencaharian setelah empat bulan bagi 892 keluarga.
  7. Menguatkan masyarakat dan pengurangan resiko bencana jdi 11 desa. Rencana ini akan dijalankan dengan kerjasama dengan BNPB, BPBD, dan mitra lokal untuk membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.
  8. Menjalankan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di delapan sekolah.
  9. Pendampingan dan penguatan kapasitas untuk Caritas Larantuka dan Caritas Maumere. Selaras dengan usaha ini, penguatan relawan kebencanaan akan diperhatikan serta menyasar keuskupan lain di Pulau Flores.

Romo Fredy memastikan, bahwa rencana yang akan dijalankan Caritas Indonesia tidak akan mengambil peran pemerintah. Caritas Indonesia aktif berkomunikasi dengan BNPB dan Pemda untuk memastikan pengambilan peran. Asesmen telah dilakukan, termasuk dengan mendatangi stakeholder dan penerima manfaat. Program ini direncanakan akan dijalankan Caritas Indonesia selama 12 bulan.

Share: