Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Perencanaan, USAID-HFI STEADY Selenggarakan Pelatihan Penyusunan Proposal dan Penganggaran

Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Perencanaan, USAID-HFI STEADY Selenggarakan Pelatihan Penyusunan Proposal dan Penganggaran

Jakarta, HFI Online

Sebagai upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan proyek, Humanitarian Forum Indonesia (HFI) melalui program USAID-HFI STEADY (Strengthening Disaster Management Capacity and Accompaniment of CSOs in Emergency Response, Coordination, and Advocacy) menggelar pelatihan intensif mengenai Penyusunan Proposal dan Penganggaran yang digelar pada Rabu-Jumat, 20-22 Maret 2024. Acara ini diikuti 29 peserta berasal dari 3 orang perwakilan dari masing-masing lima Mitra USAID-HFI STEADY, 1 orang dari CRS sebagai fasilitator, dan 12 orang tim USAID-HFI STEADY.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan peserta dalam merancang proposal yang efektif dan membuat anggaran yang realistis serta sesuai dengan kebutuhan proyek. Materi pelatihan mencakup teknik penyusunan proposal yang persuasif, pengembangan anggaran yang akurat, serta strategi untuk mengelola dana proyek secara efisien.

Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif HFI, Surya Rahman Muhammad menekankan bahwa pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas perencanaan yang tepat dan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Ada lima lembaga mitra yang ikut serta dalam kegiatan ini yang akan belajar bersama dalam meningkatkan kapasitasnya dalam membuat sebuah proposal yang baik, konsisten, dan layak diterima oleh donor. Lima lembaga mitra tersebut adalah Asia Muslim Charity Foundation (AMCF), Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI), Muhammadiyah Disaster Management Center Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MDMC PP Muhammadiyah), DT Peduli, dan Rebana Indonesia.

Rangkaian kegiatan program ini juga berfokus pada lima HFI Hubs yang di kembangkan di provinsi yaitu Sumatera Utara, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur. “Kelima wilayah ini akan menjadi HFI hubs untuk mempermudah koordinasi respon bencana di tingkat lokal,” imbuhnya.

Pada pelatihan ini, juga mendorong beberapa lembaga/organisasi mitra dapat mempersiapkan dan mengembangkan proposal bersama pada saat Emergency Response, sehingga diharapkan terbangun kolaborasi dan kemitraan antar lembaga kemanusiaan dalam mempercepat dan optimasi layanan kemanusiaan dalam situasi darurat.

Share: